Tarif Rapid Test Antigen di Stasiun Kereta Api Dipatok Rp85 Ribu

Kamis, 8 April 2021 20:16

Pelaksanaan tes GeNose C19 di stasiun. (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Tarif layanan pemeriksaan rapid test antigen di stasiun turun sebesar Rp 25.000. Bila sebelumnya layanan tersebut dipatok harga Rp 105.000, kini calon penumpang cukup merogoh kocek sebesar Rp85.000.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) meresmikan peraturan baru itu mulai Jumat (9/4).

”Penurunan tarif ini berlaku mulai 9 April 2021 di seluruh stasiun yang melayani pemeriksaan rapid test antigen,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya Luqman Arif pada Kamis (8/4).

Namun, Luqman menyatakan, masih ada opsi tes lain bagi penumpang, yaitu dengan GeNose C19. Opsi tersebut merupakan salah satu alternatif bagi calon penumpang.

”Sesuai Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 dan Surat Edaran Kementerian Perhubungan Nomor 27 Tahun 2021, masa berlaku hasil negatif rapid test Antigen adalah 3×24 jam sejak dilakukan pengambilan sampel,” tambah Luqman.

Luqman menjelaskan, KAI berkomitmen untuk memastikan seluruh pelanggan KA jarak jauh telah memenuhi persyaratan yang telah diatur pemerintah. Jika ada yang tidak sesuai dilarang melanjutkan perjalanan dan tiket akan dibatalkan.

Untuk dapat melakukan pemeriksaan rapid test antigen di stasiun, calon pelanggan harus memiliki tiket atau kode booking KA jarak jauh yang sudah lunas. Layanan rapid test antigen di Daop 8 Surabaya saat ini tersedia di 5 stasiun, yaitu Surabaya Pasar Turi, Surabaya Gubeng, Malang, Mojokerto, dan Stasiun Sidoarjo.

Komentar


VIDEO TERKINI