Tindakan Intoleran, Jokowi: Eksklusivitas dan Ketertutupan Jelas Tidak Sesuai Bineka Tunggal Ika

Kamis, 8 April 2021 20:45

Presiden Joko Widodo-- sekretariat presiden

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo memastikan tidak akan berkompromi terhadap tindakan intoleran yang dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pemerintah juga berkomitmen untuk selalu menghidupkan moderasi beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

Hal itu disampaikan Jokowi itu saat membuka Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) dan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Istana Negara, Jakarta, Kamis (8/4).

“Toleransi adalah bagian yang sangat penting dalam moderasi beragama. Eksklusivitas dan ketertutupan jelas tidak sesuai dengan Bineka Tunggal Ika,” ujar dia.

Pada saat semua elemen masyarakat bekerja keras menangani pandemi, beberapa waktu lalu Indonesia dikejutkan oleh aksi terorisme.

Menurut Jokowi, tindakan tersebut lahir dari cara pandang yang keliru yang jelas-jelas bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama.

“Jelas itu merupakan kejahatan besar terhadap kemanusiaan yang mengancam kerukunan kita dalam berbangsa dan bernegara,” kata Jokowi.Untuk itu, Presiden mengajak semua pihak menerapkan nilai-nilai toleransi antarsesama.

Selain itu, Jokowi juga meyakini PKB turut berperan untuk menyemai nilai-nilai moderat dan menebarkan toleransi beragama.

Bagikan berita ini:
6
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar