BMKG Waspadai Dampak Tak Langsung Siklon Tropis Odette

Jumat, 9 April 2021 17:12

ILUSTRASI. BMKG melalui Kedeputian Bidang Meteorologi mengeluarkan informasi mengenai adanya pertumbuhan siklon tropis o...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melalui Kedeputian Bidang Meteorologi mengeluarkan informasi mengenai adanya pertumbuhan siklon tropis odette di Samudera Hindia, yang memberikan dampak tidak langsung bagi wilayah Indonesia.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto menyampaikan, pertumbuhan siklon tropis odette berawal dari bibit siklon 90S yang sejak Jumat (2/4) lalu. Muncul bersamaan dengan bibit siklon atau cikal bakal Siklon Tropis Seroja.

“Bibit siklon 90S yang sejak tanggal 2 April 2021 muncul bersamaan dengan bibit siklon cikal bakal siklon Seroja saat ini telah tumbuh menjadi Siklon Tropis Odette di Samudra Hindia,” kata Guswanto melalui keterangan tertulis, Jumat (9/4).

Menurut hasil monitoring BMKG, posisi siklon ini berada pada 14.2 LS dan 107.77 BT atau sekitar 780 kilometer selatan barat daya dari Cilacap, Jawa Tengah.

Dia menyebut, kecepatan angin maksimum pada pusat sirkulasi Siklon Tropis Odette mencapai 45 knots atau sekitar 80 kilometer per jam dan tekanan udara di pusat sirkulasinya adalah 900 hPa.

Guswanto juga menjelaskan, pemberian nama siklon tropis odette ini dilakukan oleh Australian Bureau of Meteorology (BoM) Tropical Cyclone Warning Center (TCMC). Karena posisi siklon tropis ini berada pada wilayah tanggungjawab Australia.

“Karena posisi siklon tropis tersebut berada di wilayah tanggungjawab Australia,” ucap Guswanto.

Komentar