Cemburu, ASN Ditebas Parang hingga Tewas, Ditemukan 40 Luka di Tubuh Korban

Jumat, 9 April 2021 09:19

Polisi menunjukkan barang bukti pembunuhan ASN di Biak Papua. Foto: Fiktor Palembangan/Cepos

FAJAR.CO.ID, BIAK – Pembunuhan ASN kembali terjadi. Kali ini seorang ASN dibunuh oleh nelayan berinisial CLK (37) di Biak Papua.

Korban merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) di salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Supiori, Papua.

Setelah dibunuh, korban dikubur di samping makam istri pertama pelaku di dekat TPA Maryendi.

Pembunuhan ASN itu baru terungkap setelah 6 hari dikubur.

Kapolres Biak Numfor, AKBP Andi Yoseph Enoch mengatakan, dari hasil penyelidikan dan penyidikan terungkap bahwa kasus pembunuhan ASN itu dipicu rasa cemburu.

Pelaku cemburu dan nekat menghabisi korban karena curiga istrinya selingkuh dengan korban.

Pelaku menghabisi korban di gudang BMJ. Setelah itu jenazah korban dibawa dan dikubur di lokasi pemakaman dekat TPA Maryendi.

Menurut AKBP Andi Yoseph Enoch, sebelum membunuh korban, pelaku sempat memaksa istrinya menjelaskan hubungannya dengan korban sambil meminta nomor handphone korban.

“Pelaku mengaku menghabisi korban karena cemburu. Menurut pelaku, istrinya selingkuh dengan korban, sehingga ia tidak terima dan menghabisi korban,” ungkap Kapolres Andi Yoseph didampingi Kastreskrim Polres Biak Numfor Iptu Oscar Hadian dan Kasubag Humas Iptu Padan Purba.

“Pelaku memang curiga sama istrinya. Karena tidak diakui maka dianiaya lalu minta nomor korban. Nomor korban pun diberikan istri pelaku, namun ketika dihubungi berkali-kali tidak bisa tersambung,” tambahnya.

Komentar


VIDEO TERKINI