Dua Sekawan Lancarkan Aksi Terlarang ke Pengendara Wanita Saat Jalanan Sepi

Jumat, 9 April 2021 19:55

Ilustrasi Pembegalan. (Dok. JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Lelaki bernama Randi, 20 tahun dan rekannya yang masih di bawah umur ditangkap polisi. Dua sekawan ini berulah. Mereka menjambret tas seorang wanita di Jalan Poros BTP, Makassar.

Panit 2 Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Iqbal Kosman, mengatakan, dua orang tersebut merupakan pelaku pencurian yang disertai kekerasan, menggunakan sebilah badik terhadap dua orang korban tersebut.

“Mereka menjambret dengan cara merampas tas milik korban yang sedang berkendara. Pelaku juga mengancam korban pakai badik hingga membuat dua korban berboncengan itu jatuh dari motor dan terluka,” katanya saat dikonfirmasi, Jumat (9/4/2021).

Perwira polisi dua balok ini, menjelaskan, pelaku ini beraksi dan merampas tas milik korban yang melintas di jalan tersebut saat sedang sepi arus lalu lintas, pada Selasa malam (6/4/2021).

Melihat situasi yang sangat sepi dan kedua korban yang lengah, dua pelaku pun langsung mengejar korban dan mengeluarkan sebilah badik miliknya. Korban sempat melawan agar tas miliknya tak sampai ada di tangan pelaku.

Sayang, karena takut terkena tebasan badik milik pelaku, tas korban pun akhirnya berada di tangan pelaku. Sementara kedua korban terjatuh dari sepeda motor yang ia kendarai.

“Pelaku menyenggol motor korban hingga ia terjatuh. Setelah itu, pelaku pun kabur dan berhasil membawa tas milik korban,” jelas Iptu Iqbal Kosman.

Korban yang tak terima akhirnya melaporkan kejadian ini ke aparat kepolisian, dan langsung melakukan penyelidikan dan penangkapan terhadap pelaku.

Hingga pada Rabu, (7/4/2021) sekitar pukul 22.00 WITA, Tim Opsnal Polsek Tamalanrea akhirnya menangkap pelaku Randi di wilayah Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Dari hasil interogasi pelaku pertama yang tertangkap itu, akhirnya pelaku lainnya diamankan di Kompleks BTP, Kecamatan Biringnkanaya, Makassar.

“Dua pelaku ditangkap tanpa perlawanan di dua tempat yang berbeda. Dari hasil interogasi keduanya, mereka pun telah mengakui perbuatannya terhadap korban,” jelasnya.

Dari hasil penangkapan, polisi menyita satu unit motor dan sebilah badik yang digunakan oleh para pelaku saat beraksi. Polisi tegaskan, mereka dijerat Pasal 365 KUHP. Ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
9
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar