Jelajah Karst di Pusat Informasi Geologi, Telusur Gua dan Artefak Prasejarah di Ujung Jari

Jumat, 9 April 2021 11:03

FOTO: SAKINAH/FAJAR

Eksplorasi Geopark Maros-Pangkep kini tersaji lewat digital. Telusur gua hingga artefak cukup dengan satu sentuhan.

SAKINAH FITRIANTIPangkep

Atmosfer gua karang kawasan karst langsung terasa saat menginjakkan kaki di Pusat Informasi Geologi (PIG) Pangkep. Serasa berada di tengah gua.

Museum karst ini berada di kompleks Rumah Jabatan Bupati Pangkep. Miniatur dinding gua dan sejumlah artefak kian menambah kesan penjelajahan gua kawasan karst.

Sentuhan modern telah membalut museum PIG yang akan diresmikan Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau pada peringatan HUT Pangkep, Jumat, 9 April.

Beberapa layar LCD terpajang di dinding museum. Pengunjung lebih mudah mengakses informasi kawasan karst Maros-Pangkep melalui layar monitor.

Kepala Bidang Pariwisata dan Kebudaayan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangkep, Faridah mengatakan museum kini lebih modern dengan digitalisasi. Pembenahan museum dilakukan oleh tim bersama petugas karst Maros-Pangkep.

“Sebelumnya memang sudah ada peninggalan-peninggalan dan jejak prasejarah di museum karst kita ini. Saat ini ada penambahan isi. Kesannya lebih modern. Tetapi fungsinya tetap sama sebagai museum,” paparnya.

Ada puluhan artefak peninggalan masa lampau yang ditemukan dalam gua, kini tersaji di museum. Artefak itu berupa batu, logam dan peralatan sehari-hari yang digunakan masyarakat pada waktu itu.

Dalam museum juga ada deretan dokumentasi leang atau gua yang ada di Pangkep. Mulai dari Leang Bulu Ballang yang menyajikan dokumentasi lukisan menyerupai penyu di dinding gua, Leang Sumpang Bita, Gunung Lante Angoro, Leang Lasitae, Leang Kassi, Leang Lompoa dan masih ada puluhan foto gua di dalam museum.

Komentar


VIDEO TERKINI