Jelajah Karst di Pusat Informasi Geologi, Telusur Gua dan Artefak Prasejarah di Ujung Jari

Jumat, 9 April 2021 11:03

FOTO: SAKINAH/FAJAR

Dari beberapa artefak yang dipajang, juga ada yang berasal dari Tiongkok, Vietnam, dan Thailand. Artefak berupa keramik. Bahkan lukisan yang dipajang yang merupakan dokumentasi dari leang itu. Usianya diperkirakan berusia 40 ribu tahun yang lalu.

General Manager Geopark Nasional Maros Pangkep, Dedi Irfan, mengatakan, museum karst Maros-Pangkep sengaja dibangun di Pangkep agar geosite yang ada di Pangkep semakin terekspose.

“Kita eksplorasi kawasan. Pangkep dipilih supaya ada keberimbangan informasi. Kita tempatkan di Pangkep mengingat ada 80 persen geosite spermonde terletak di Pangkep,” pungkasnya.

PIG ini menjadi ruang edukasi, khususnya pelajar. Di Indonesia, menjadi satu-satunya ruang pusat informasi yang memiliki display room theatre,” ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangkep, Ahmad Djamaan mengaku bersyukur Pangkep menjadi lokasi berdirinya museum karts digital Maros-Pangkep.

Geosite Karst Maros Pangkep menjadi kawasan geopark global pada Juni 2021. “Kita sudah memililki fasilitas yang lengkap, unik dan eksotik,” tuturnya.

Luas kawasan karst Maros Pangkep mencapai 43 ribu hektare. Tersebar di dua kabupaten. Sebanyak 10 geosite di antaranya terletak di Kabupaten Pangkep. (*)

Bagikan:
8
4
10

Komentar