Joe Biden Ungkap Aib Internasional AS, Pemerintah Mendapat Tekanan

  • Bagikan
Former vice president and Democratic presidential candidate Joe Biden speaks about reopening the country during a discussion in Yeadon, PA, on June 17, 2020. (Photo by JIM WATSON / AFP)

FAJAR.CO.ID, WASHINGTON DC - Presiden Joe Biden menyebut penyalahgunaan senjata api di Amerika Serikat (AS) sebagai aib internasional.

Dia merencanakan sejumlah tindakan untuk mengatasi hal ini dengan cara melarang senjata api otomatis yang berupa senapan laras panjang dan mencabut kekebalan hukum produsen senjata.

“Jalan kita masih panjang, sepertinya jalan kita selalu panjang,” kata Biden, seperti yang dilansir dari New York Times pada Kamis (8/4).

Biden mempertimbangkan kebijakan ini setelah insiden dua penembakan massal di Georgia dan Colorado yang menewaskan total 18 orang.

Hal ini menyebabkan pemerintah mendapat tekanan dari masyarakat untuk mengambil tindakan.

Langkah paling substantif yang mungkin akan dilakukan pemerintah AS adalah mengarahkan Departemen Kehakiman untuk mengekang penyebaran senjata ilegal.

Perlengkapan senjata ini dapat dibeli tanpa pemeriksaan latar belakang dan memungkinkan senjata dirakit dari bagian yang tidak memiliki nomor seri.

Biden menginginkan departemen mengeluarkan peraturan dalam satu bulan untuk mewajibkan komponen senjata memiliki nomor seri, agar mereka dapat dilacak dengan pembeli yang harus menjalani pemeriksaan latar belakang.

"Saya ingin melihat perlengkapan senjata ini diberlakukan sebagai senjata api di bawah Undang-Undang Pengendalian Senjata," ujar Biden.

Menurut catatan Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak bahwa sekitar 10 ribu senjata ilegal ditemukan oleh penegak hukum pada 2019.

Kota Philadelphia, Baltimore dan San Diego menemukan peningkatan jumlah senjata ilegal yang signifikan setiap tahunnya.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan