Pasca Penembakan Guru, TNI- Polri Kuasai Wilayah Kekuasaan Nau Waker di Tembagapura

Jumat, 9 April 2021 13:57

Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat (TNPPB) saat memamerkan senjata yang mereka miliki. (TNPPB Facebook)

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Aparat gabungan TNI/Polri terus memburu keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Nau Waker. TNI/Polri memastikan dan menjamin keamanan masyarakat di Kabupaten Puncak, Papua, tetap terjaga selama pengejaran berlangsung.

”Kami akan berupaya semaksimal mungkin memastikan keamanan masyarakat,” kata Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombespol M. Iqbal Alqudussy seperti dilansir dari Antara, Jumat (9/4).

Iqbal mengatakan, dalam pengejaran tersebut, aparat TNI/Polri yang tergabung dalam Operasi Nemangkawi telah berhasil menguasai wilayah yang jadi kekuasaan Nau Waker di Tembagapura.

”Karena terdesak, Nau Waker menuju ke Boega dan melakukan pembakaran rumah serta sekolah. Mereka juga mengancam dan memeras masyarakat,” ujar Iqbal.

Menurut Iqbal, tindakan pelanggaran hukum oleh KKB mengancam keselamatan jiwa masyarakat dan juga fasilitas publik di Kabupaten Puncak, Papua. Kamis (8/4), KKB pimpinan Nau Waker dan anggotanya membakar rumah, sekolah SD, SMP, dan SMA di wilayah Kampung Julukoma, Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua.

”Mereka juga mengancam dan melakukan pemerasan terhadap warga Beoga,” terang Iqbal.

Nau Waker diketahui bawahan dari Guspi Waker, pimpinan KKB. Nau Waker telah lama masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Mimika, yakni sejak 2018. Sederet kasus kejahatan pernah dilakukan.

Pada 2018, Nau Waker terlibat penembakan di Mile 69, PT Freeport Indonesia di Tembagapura, yang mengakibatkan kerugian satu buah kenderaan WLP. Sementara itu, berdasar hasil uji laboratorium balistik Polri menyimpulkan senjata yang digunakan Nau Waker berjenis steyr.

Komentar


VIDEO TERKINI