SBY Daftarkan Lambang PD ke Ditjen Kekayaan Intelektual, Kubu Moeldoko: Makin Tua Makin Linglung

Jumat, 9 April 2021 14:46

Susilo Bambang Yudhoyono-- jawa pos

FAJAR.CO.ID — Terkait temuan dokumen pendaftaran merek dan lambang PD oleh Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual, Ketua Departemen Komunikasi dan Informatika DPP Partai Demokrat (PD) kubu Moeldoko, Saiful Huda Ems angkat bicara.

Saiful menyebutkan, dokumen tertanggal 19 Maret 2021 itu ditemukan oleh tim invetigasi di bawah kepemimpinan Moeldoko. Saiful mengatakan, entah karma apa yang sedang menimpa mantan Presiden ke-6 Indonesia itu.

Saiful menyebutkan, dokumen tertanggal 19 Maret 2021 itu ditemukan oleh tim invetigasi di bawah kepemimpinan Moeldoko. Saiful mengatakan, entah karma apa yang sedang menimpa mantan Presiden ke-6 Indonesia itu.

“Hingga makin tua usianya tidak tenang, cerdas, dan bijak, namun malah makin linglung dan membabi buta, hingga perilakunya semakin tidak terarah dan menjadi tertawaan banyak orang,” kata Saiful dalam keterangan tertulisnya yang diterima jpnn.com (grup FAJAR), Jumat (9/4/2021).

Pria yang akrab disapa SHE itu juga mengatakan, SBY belum sadar bahwa partai politik bukan barang dagangan maupun kepemilikan pribadi.

“Pak SBY harusnya mengingat kembali mengenai apa itu yang dimaksud dengan partai politik seperti halnya yang tertera dalam UU No.2 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas UU No. 2 Tahun 2008 tentang Partai Politik,” sambungnya.

SHE menjelaskan, di Pasal 1 angka (1) UU No. 2 Tahun 2011 itu disebutkan: Partai Politik adalah organisasi yang bersifat nasional dan dibentuk oleh sekelompok warga negara Indonesia secara sukarela atas dasar kesamaan kehendak dan cita-cita untuk memperjuangkan dan membela kepentingan politik anggota, masyarakat, bangsa dan negara, serta memelihara keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Komentar


VIDEO TERKINI