11 Tahun DPO, Terpidana Kasus Bank BPD Sulselbar Ditangkap di Jawa Barat

Sabtu, 10 April 2021 13:20

Terpidana Kasus Bank BPD Sulselbar Ditangkap di Jawa Barat

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Merry Yasti Tangkepadang tak bisa berkutik lagi. Ia berhasil diamankan setelah 11 tahun melarikan diri dan masuk daftar pencarian orang (DPO).

Diketahui, Mery diamankan di Depok, Jawa Barat setelah 11 tahun menyandang status terpidana perkara Bank BPD Sulselbar Cabang Pasangkayu.

Merry diamankan oleh Tim Tabur Kejati Sulbar, berdasarkan Surat Perintah Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Barat, Johny Manurung, Jumat (9/4/2021) pukul 21.30 WIB.

Adapun kronologinya, Tim Tabur Kejati Sulbar dengan dibantu Tim Intelijen Kejari Depok, berangkat ke Kota Depok, tepatnya di Kecamatan Cisalak, selanjutnya tim bergerak masuk ke dalam rumah terpidana.

Tim berhasil membekuk dan menangkap terpidana di dalam rumahnya tanpa melakukan perlawanan.

“Sehingga terpidana berhasil dibawa oleh tim Tabur Kejati Sulbar untuk diamankan sementara di Kantor Kejari Depok,” ujar Kasi Penkum Kejati Sulsel, Idil, Sabtu (10/4/2021).

Menurut Idil, Merry Yasti sudah lama diburu oleh Tim Tabur Kejati Sulbar.

Namun, selalu berhasil meloloskan diri, mulai dari Kabupaten Mamuju, Kota Palu, hingga ke Kecamatan Doda, Kabupaten Poso.

“Namun hari ini tim Tabur sukses membekuk terpidana di Kota Depok Jawa Barat,” ungkapnya.

Diketahui, Merry merupakan terpidana kasus korupsi Dana Kredit Modal Kerja (KMK) pada Bank BPD Cabang Sulselbar Pasangkayu yang mengakibatkan kerugian hingga Rp41 miliar.

Bagikan:

Komentar