Bantah Sebagai Terlapor, Denny Indrayana: Kami Sama Sekali Tidak Merasa Terancam

Sabtu, 10 April 2021 20:54

Denny Indrayana

FAJAR.CO.ID — Denny Indrayana memastikan dirinya bukanlah terlapor dalam Laporan Polisi (LP) dalam kasus pemalsuan dokumen.

Sebab, hingga saat ini, Denny Indrayana tidak pernah dipanggil untuk diperiksa baik sebagai Terlapor maupun sebagai Saksi. Dengan kata lain, penyebutan frasa “Denny Indrayana Terancam” bersifat sangat tendensius.

“Kami tegaskan, Denny Indrayana-Difriadi bukan merupakan Terlapor dalam perkara tersebut. Pewarta baiknya mengecek terlebih dahulu siapa yang dimaksud Terlapor dalam laporan tersebut,” kata Muhamad Raziv Barokah, sebagai Kuasa Hukum Prof Denny Indrayana.

Muhammad Raziv menyampaikan, penulisan DI sangat tendensius, padahal Pelapor saja tidak menyebutkan apakah Terlapornya Denny Indrayana atau bukan. Jika Terlapornya adalah Denny Indrayana, maka sebelum naik ke penyidikan, DI akan dipanggil terlebih dahulu untuk diperiksa sebagai saksi terlapor.

“Kami Tim H2D sama sekali tidak merasa terancam dengan adanya LP mengenai pemalsuan dokumen yang kami jadikan sebagai bukti dalam sidang di Mahkamah Konstitusi. Justru kami senang dengan laporan tersebut, Polda Kalsel akan membantu membongkar bagaimana kecurangan-kecurangan terjadi di Pilgub Kalsel 2020, khususnya mengenai tindakan mark-up suara,” kata Raziv melalui pernyataan tertulisnya.

Surat yang dibuat oleh Azis tersebut, kata dia, tidak berdiri sendiri, melainkan diikuti dengan serangkaian surat dari lembaga KPU Kalsel lainnya, seperti serah terima 20 kotak suara yang janggal.

Komentar