Polisi Pastikan Terduga Teroris yang Ditangkap Bukan Pengurus Muhammadiyah

Sabtu, 10 April 2021 19:39

ILUSTRASI

FAJAR.CO.ID — Terduga teroris yang ditangkap Densus 88 berinisial FA di Banten pada 8 April 2021 lalu, yang dikira salah satu pengurus PP Muhammadiyah dibantah oleh polisi.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono, mengatakan, FA sendiri ternyata merupakan seorang anggota dari Jemaah Islamiyah (JI).

“Terduga teroris inisial FA adalah pengurus PP Muhammadiyah itu tidak benar. Memang strategi JI adalah membenturkan pemerintah dengan organisasi agama yang ada agar terjadi konflik,” kata Argo, dalam rilisnya, Sabtu (10/4/2021).

“Yang bersangkutan melakukan perekrutan beberapa orang untuk masuk ke dalam organisasi JI, dan melakukan I’dad atau pelatihan militer dan mendaki Gunung Lawu, yang merupakan salah satu tahapan persiapan dalam aktifitas terorisme kelompok ini,” sambung perwira polisi dua bintang ini.

Dengan begitu, FA ternyata melakukan perjalanan ke Turki untuk membangun komunikasi dan jaringan terhadap tokoh-tokoh Al Qaeda. Polisi menduga, pertemuan itu ada erat kaitannya dengan strategi organisasi mereka yang mendukung gerakan terorisme global.

Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror menangkap FA di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten bersama istrinya, DM sepulang dari Turki, pada Kamis (8/4/2021) lalu. (ishak/fajar)

Komentar