Vaksinasi Selama Puasa, Tidak Batalkan Puasa

Sabtu, 10 April 2021 11:10

Presiden Joko Widodo menjalani vaksinasi covid-19 tahap pertama-- Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah mengeluarkan fatwa bahwa vaksinasi antikorona tidak membatalkan puasa. Karena itu, Pemkot Surabaya tetap menggelar vaksinasi pada siang hari saat bulan Ramadan 1442 Hijriah.

“Insya Allah (vaksinasi) siang hari seperti biasanya,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya Febria Rachmanita

Hal senada disampaikan Kabag Humas Pemkot Surabaya Febriadhitya Prajatara. Menurut dia, vaksinasi Covid-19 tetap digelar selama bulan Ramadan. Ini setelah MUI menyampaikan bahwa vaksinasi Covid -19 tidak membatalkan puasa.

“Puasa tetap berjalan vaksinasi, tetap suntik. Arahan ulama tidak membatalkan puasa,” kata Febri.

Febri menjelaskan, teknis vaksinasi selama Ramadan juga telah ditetapkan. Ada sejumlah lokasi vaksinasi di Kota Pahlawan. Pertama, vaksinasi tetap dilakukan di fasilitas kesehatan (faskes) yang tersedia. Kedua, bisa dilakukan di tempat ibadah.

“Mendekatkan pelayanan. Namun, baru sebatas rencana ini,” terangnya.

“Kami menyampaikan kepada seluruh masyarakat Surabaya untuk tetap bisa divaksin sesuai dengan fatwa MUI Kota Surabaya kalau itu diperbolehkan. Jangan pernah ragu bahwa vaksin yang dilakukan pada pagi hari, siang hari, atau pada waktu kita menjalankan ibadah puasa itu tidak membatalkan puasa,” tambahnya.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengutip fatwa MUI bahwa vaksinasi di siang hari tak membatalkan puasa. Karena itu, masyarakat diharapkan untuk tak khawatir mengikuti vaksin.

Komentar