2 Pekan Pasca Bom Katedral Makassar, PBNU: Jangan Takut!

Minggu, 11 April 2021 22:17

Ketua PB Nahdatul Ulama (NU), Said Aqil Siradj

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Tepat 14 hari atau dua pekan lamanya pasca bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Makassar, pada 28 Maret 2021 lalu.

Hari ini, Minggu (11/4/2021) bertepatan dengan peristiwa mengerikan, akibat ulah dari dua terduga teroris dari kelompok Jemaah Asharut Daurah (JAD).

Meski dalam aksi itu sempat menimbulkan korban luka bakar sebanyak 20 orang, namun Ketua PB Nahdatul Ulama (NU), Said Aqil Siradj memberikan semangat kepada umat Katolik di gereja itu untuk tidak takut terhadap aksi teroris di Tanah Air.

“Tidak usah takut. Mari tingkatkan kewaspadaan, semakin solid satu sama lain. Mari bersolidaritas. Tidak hanya dalam unsur agama juga. Kita sama-sama berdiskusi dan meningkatkan kerja sama melalui program yang kita kerjakan bersama apapun itu,” katanya saat mengunjungi Gereja Katedral, pagi tadi.

Pria berkacamata dan berkopiah hitam ini menyampaikan, aksi terorisme bukanlah bagian dari ajaran Islam. Apalagi sampai melakukan aksi bom bunuh diri.

Hubungan dengan umat agama lain pun tetap harus dijaga, dan tak boleh retak sedikit pun di tengah masyarakat. Kata dia, tak ada satu pun agama yang mengajarkan menyakiti apalagi sampai membunuh orang lain atas nama agama.

“Mari membangun keharmonisan kerukunan dan saling menghargai satu sama lain antar ummat beragama,” tambahnya saat didampingi Kapolda Sulsel, Irjen Pol Merdisyam.

Komentar