Jika Berani Mudik, Pemprov Sulsel Bakal Instruksikan Penyekatan

Minggu, 11 April 2021 21:02

Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Arafah

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –– Aturan larangan mudik hingga saat ini kerap menjadi hal yang kontroversial.

Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Arafah mengatakan, sebagai bentuk implementasi kebijakan dari pusat, pihaknya akan menginstruksikan penyekatan.

“Penyekatan itu titik kumpulnya ada di pemda setempat. Jadi masing-masing kabupaten nanti kita menyurat ke pemda itu edaran. Untuk melakukan penyekatan pada saat larangan mudik berlaku 6-17 Mei,” kata Arafah, Minggu, (11/4/2021).

Arafah menegaskan, untuk di Sulsel, Dinas Provinsi bersama Satpol PP akan menyiapkan posko di bandara, pelabuhan, dan terminal.

Lebih lanjut kata Arafah, jika tanggal 6-17 Mei itu akan dilakukan pengawasan secara ketat dari segi administrasi.

“Caranya itu melihat apakah dia mudik atau pulang kampung, yang pertama itu keluar dari wilayah, dia harus membuktikan surat izin dari RT/RW kalau dia masyarakat biasa,” jelasnya.

Kemudian, yang bersangkutan mesti menyampaikan tujuannya. “ASN, TNI, POLRI harus ada surat tugas. Kemudian petugas kesehatan, ambulans, masyarakat yang mau mudik. Misalnya ada yang mau melahirkan, itu minimal dua pendamping. Kalau berobat, satu pendamping,” tuturnya.

Selain itu, harus ada surat antigen PCR atau genose. “Kita nanti kan perlu Pergub juga itu. Kemudian teman-teman Ditlantas juga ada penyekatan di beberapa titik,” jelasnya. (selfi/fajar)

Komentar