Kapolri Naikkan Pangkat Mashudin, Polisi yang Meninggal saat akan Menangkap DPO

Minggu, 11 April 2021 22:04

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menyampaikan permintaan maaf atas terjadinya kontroversi Surat Telegram Rahasi...

FAJAR.CO.ID, BANJARMASIN – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menaikkan pangkat Mashudin, anggota polisi dari Kalimantan Selatan (Kalsel) yang meninggal dunia dalam tugas mengejar penjahat.

“Almarhum Mashudin mendapatkan penghargaan kenaikan pangkat luar biasa anumerta dari Bripka ke Aipda berdasarkan surat telegram Kapolri yang terbit hari ini,” kata Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan, Minggu (11/4).

Mashudin dinyatakan hilang tenggelam di Sungai Martapura, Kota Banjarmasin, usai bergumul dengan seorang buron tindak pidana penganiayaan pada Jumat (9/4) malam sekitar pukul 20.00 WITA.

Peristiwa itu diawali saat Tim Buser Unit Reskrim Polsekta Banjarmasin Tengah dipimpin Kapolsekta Banjarmasin Tengah Kompol Irwan Kurniadi ingin meringkus pelaku atas nama Faisal terlapor 351 KUHP, yang diketahui keberadaannya duduk di dermaga Pasar Bawang tepi Sungai Martapura.

Bripka Mashudin langsung menangkap sang target, namun tersangka melakukan perlawanan sehingga keduanya tercebur ke sungai. Di dalam sungai, Bripka Mashudin dan pelaku bergumul dan tidak lama kemudian korban meminta tolong dengan melambaikan tangan.

Kemudian polisi lainnya yaitu Bripka Rahmat langsung meloncat ke sungai untuk menolong, namun karena ombak dan arus sungai yang deras, korban dan tersangka tenggelam dan hilang.

Jasad Bripka Mashudin ditemukan tak bernyawa pada Minggu pagi sekitar pukul 05.36 WITA, sekitar 300 meter dari titik menghilangnya.

Komentar