Mantan Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb Dilaporkan ke Polisi

Senin, 12 April 2021 18:48

Iqbal Suhaeb

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Mantan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb dilaporkan ke polisi. Hal itu terkait utang dengan PT Debindo Mega Promo, saat ia masih menjabat sebagai orang nomor satu di Anging Mammiri ini.

Informasi yang dihimpun, Iqbal dipolisikan lantaran masalah utang dengan PT Debinto, sebagai penyelenggara kegiatan HUT Makassar pada tahun 2019 yang mengaku belum dibayar hingga kini sebanyak Rp479 juta rupiah.

Pasca masa jabatan Iqbal sebagai Pj Wali Kota Makassar berakhir dan dilanjutkan oleh Danny Pomanto, justru Danny mengaku enggan membayar.

Terkait laporan itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul, mengaku belum menerima laporan tersebut.

“Saya belum dapat info karena sampai sekarang belum ada masuk,” singkatnya saat dikonfirmasi, Senin (12/4/2021).

Sebelumnya diberitakan Fajar.co.id, Mantan Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, rupanya masih menyisakan utang di masa pemerintahannya, dikabarkan terkait perayaan HUT Makassar 2019 lalu.

PT Debindo Mega Promo yang ditunjuk sebagai panitia penyelenggara kegiatan HUT Makassar pada waktu itu mengaku belum dibayar hingga kini.

Direktur Debindo Mega Promo Jeffrey Eugene bahkan akan membawa kasus ini ke ranah hukum. Melalui lembaga hukum, MJ and partnerts, Debindo melakukan somasi terhadap sejumlah pihak. Salah satunya ke Mantan Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb

Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menegaskan tidak akan membayar utang tersebut.

Alasannya, karena kebijakan tersebut bukan tanggungjawabnya, hal itu juga menandakan ada kerusakan di Pemerintah Kota Makassar.

“Jadi kalau mau suruh tagih saja sama Iqbal Suhaeb, ini tandanya bahwa rusaknya ini barang-barang,” kata Danny, Rabu (7/4/2021).

Selain itu, Iqbal Suhaeb juga menimbulkan persoalan karena telah membatalkan komitmen pengelola kawasan Center Poin Of Indonesia (CPI) untuk menyetorkan lahan sebesar 3,3 Hektar.

“Yang harusnya CPI setorkan tanah 3,3 hektar ke Pemkot Makassar pergi dibatalkan, dan dikasih ke Provinsi. Bahkan yang sudah tandatangan dikomitmen itu juga dibatalkan,” terangnya. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
2
10
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar