Polisi Janji Tindak Tegas Jika Ada Sahur On The Road Selama Ramadan

Senin, 12 April 2021 19:17

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Pegelaran sahur on the road selama bulan suci ramadan dilarang oleh aparat kepolisian. Selain kerap terjadi gesekan dengan orang lain, juga dikhawatirkan menjadi kluster penyebaran Covid-19.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Witnu Urip Laksana, mengatakan, sahur on the road pada bulan ramadan tahun ini dilarang untuk menekan penyebaran Covid-19 di lokasi kerumunan.

“Jika ini tidak diindahkan, maka saya akan melakukan tindakan keras dan tegas membubarkan kerumunan bagi yang melakukan sahur on the road, konvoi, iring-iringan, dan arak-arakan,” tegasnya, Senin (12/4/2021).

Aksi tawuran juga tetap dipantau agar tidak sampai terjadi di wilayah hukum Polrestabes Makassar. Seperti di wilayah Kecamatan Bontoala dan di Kecamatan Tallo.

Pada bulan suci ramadan nanti, aksi saling serang antar kelompok warga ini dianggap rawan terjadi pada malam hari, setelah sahur, dan setelah salat subuh. Tiga waktu ini dianggap rawan terjadi gangguan Kamtibmas di masyarakat.

“Apalagi sampai melakukan kegiatan perkelahian dan keributan antar warga, yang biasa terjadi setelah sahur dan salat subuh. Kita akan gelar kekuatan-kekuatan kita nanti di titik tertentu,” tambahnya.

“Kecamatan Bontoala audah hampir tidak terjadi. Kita buatkan posko di sana. Tiap hari kita pantau. Juga nanti ada patroli gabungan,” sambung perwira polisi tiga melati ini. (ishak/fajar)

Komentar