Prokes Ketat, Warga Surabaya Boleh Salat Tarawih di Masjid

Senin, 12 April 2021 14:44

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. (Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Warga Kota Surabaya, Jawa Timur, yang beragama Islam diperbolehkan salat Tarawih secara berjamaah di masjid selama Bulan Ramadan dengan syarat tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Surabaya, Senin (12/4), mengatakan, Pemerintah Kota Surabaya melalui Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 telah menerbitkan beberapa Standar Operasional Prosedur (SOP) protokol kesehatan, salah satunya mengatur tentang pelaksanaan Shalat Tarawih di masjid dan mushala secara berjamaah.

“Shalat Tarawih diperbolehkan di masjid tapi harus disiplin protokol kesehatan, seperti halnya wajib memakai masker, menjaga jarak dan membatasi jamaah maksimal 50 persen dari kapasitas masjid. Harus ada cairan pembersih tangan serta pengukur suhu tubuh,” katanya, seeprti dilansir dari Antara.

Selain itu, lanjut dia, pihaknya berpesan kepada para pengurus masjid agar masjid tak hanya digunakan sebagai rumah ibadah, tapi dapat dimanfaatkan sebagai pusat-pusat peradaban untuk kemajuan Surabaya, baik itu di bidang pendidikan, keagamaan, ekonomi, maupun kegiatan sosial lainnya. “Jadi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, melainkan dapat menggerakkan ekonomi, pendidikan, semuanya dari masjid,” katanya.

Dengan demikian, lanjut dia, maka akan semakin banyak jamaah-jamaah yang datang ke masjid untuk memakmurkan. Apalagi umat Muslim di seluruh dunia sebentar lagi menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Menurut dia, salah satu sinergi yang dapat dilakukan dalam waktu dekat ini adalah meramaikan kegiatan peribadahan di masjid selama bulan suci Ramadan.

Komentar