Stadion Mattoanging Disorot, Pengamat: Awalnya Cuma Renovasi, di Tengah Jalan Kok Bangun Ulang?

Senin, 12 April 2021 19:15

Kondisi kawasan Stadion Mattoanging Makassar, Rabu, 7 April. IDHAM AMA/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pengamat Tata Keuangan Negara Universitas Patria Artha (UPA), Bastian Lubis mengatakan, tender Stadion Mattoanging tidak transparan.

Pasalnya, dalam Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), utamanya terkait harga penawaran setiap perusahaan dalam tender pengawasan/manajemen konstruksi pembangunan Stadion Mattoanging tidak ditampilkan.

“Itu yang jadi persoalan kemarin, itu di LPSE harganya tidak ada. Itu saya lihat tidak ada transparansinya. Itukan awalnya renovasi. Tiba-tiba di tengah jalan jadi pembangunan,” kata Bastian kepada Fajar.co.id, Senin, (12/4/2021).

Menurutnya, pemprov tidak transparan terkait harga penawaran, karena memang anggarannya tidak tersedia.

“Namanya prinsip keuangan negara itu untuk melakukan suatu kegiatan, pertama-tama pemerintah itu harus siap dananya dulu baru bisa melangkah,” jelasnya.

Lebih lanjiut, Rektor UPA itu mengungkapkan, pembangunan Stadion Mattoanging sulit untuk dilanjutkan apalagi dengan desain yang ada saat ini.

“Itulah yang sebenarnya sekarang kalau kita lihat ada satu perusakan aset negara. Jadi yang disalahkan itu dalam hal ini adalah kebijakan yang dibuat kemarin, diskresi yang dibuat pembongkaran,” tuturnya. (selfi/fajar)

Komentar