Abdul Qahhar Mudzakkar, Pejuang atau Pemberontak?

Selasa, 13 April 2021 20:10

Abdul Qahhar Mudzakkar. (int)

FAJAR.CO.ID — Abdul Qahhar Mudzakkar merupakan salah satu tokoh Sulawesi Selatan yang pernah memegang peranan penting, baik sebelum maupun sesudah Indonesia merdeka.

Hingga saat ini, ketokohan Qahhar Mudzakkar seringkali diperdebatkan. Ada yang mengatakan Qahhar Mudzakkar adalah seorang pejuang, adapula yang menilainya sebagai pemberontak.

Sejarawan Indonesia, Anhar Gonggong, telah banyak mengulas terkait ketokohan Qahhar Mudzakkar dalam penelitiannya yang diterbitkan dalam bukunya yang berjudul “Abdul Qahhar Mudzakkar, dari Patriot Hingga Pemberontak”.

Menurut Anhar, Qahhar awalnya merupakan tokoh pejuang kemerdekaan yang kemudian beralih menjadi salah satu tokoh yang melakukan perlawanan kepada pemerintah.

“Qahhar Mudzakkar ini yang tadinya para pejuang-pejuang di Yogyakarta mempertahankan kemerdekaan. Tapi mereka menuntut agar supaya mereka bisa menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia,” kata Anhar, dilansir dari youtube Anhar Gonggong, Selasa, (13/4/2021).

Ketika tuntutannya tidak tercapai, Qahhar mulai melakukan perlawanan terhadap pemerintahan Soekarno.

Qahhar dikatakan sulit untuk mencapai keinginannya karena tidak memenuhi persyaratan yang ada, termasuk dalam hal pendidikan.

“Ada kekecewaan kenapa saya (Qahhar, red) tidak bisa masuk disitu. Padahal saya bagian dari situ. Persoalannya, Qahhar tidak pernah melewati pendidikan militer,” jelasnya.

Akhirnya, Qahhar membentuk pasukan melawan pemerintahan Soekarno di Sulawesi yang lebih dikenal dengan TKR. Pasukan yang dipimpinan inilah yang kemudian nantinya bergabung ke dalam gerakan DI/TII Kartosuwiryo pada tahun 1953. (selfi/fajar)

Komentar