MUI Tegaskan Vaksinasi Covid-19 secara Injeksi atau Suntikan Tidak Batalkan Puasa

Selasa, 13 April 2021 17:18

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Miftahul Hayat/Jawa Pos)

Sebelumnya, MUI telah mengeluarkan fatwa bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa karena dilakukan dengan suntikan melalui otot atau intramuskular. MUI juga telah menerbitkan fatwa bahwa tes cepat atau rapid test baik antigen, PCR maupun tes usap atau swab tidak membatalkan ibadah puasa.

Dalam diskusi yang sama ahli patologi klinik dari Universitas Sebelas Maret, Dr. Tonang Dwi Ardyanto, juga mengatakan vaksinasi saat bulan puasa bukanlah hal yang baru. Sebelum Covid-19 terjadi, proses vaksinasi tetap dilakukan saat Ramadan. “Jadi sebetulnya bukan hal yang baru, bukan hal yang luar biasa,” katanya. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
6
9
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar