“Putri Tidur” Ada di Indonesia, Berkali-kali Tertidur Selama 9 Hari, Dokter: Kondisinya Normal

Selasa, 13 April 2021 13:07

Sudah sepekan lebih Echa si Putri Tidur Banjarmasin tertidur. (Foto: Radar Banjarmasin)

FAJAR.CO.ID — Setelah sembilan hari tertidur, Siti Raisa Miranda alias Echa bangun pada Sabtu (10/4/2021) pagi.

Ini bukan dongeng Putri Tidur, tetapi memang terjadi. Di Banjarmasin. Echa pun dijuluki Putri Tidur Banjarmasin.

Tak lama setelah terbangun, gadis 16 tahun itu langsung dijemput ambulans, dibawa menuju Rumah Sakit Ansari Saleh Banjarmasin untuk menerima penanganan medis.

Sang ayah, Mulyadi menuturkan, ketika terbangun, kondisi Echa masih amat lemas. “Dikasih buah-buahan. Mau makan, tetapi responsnya lambat. Mau berbicara, tetapi cuma sedikit kata-kata yang keluar,” katanya, seperti dikutip dari Radar Banjarmasin, Senin (12/4/2021).

Echa sempat dimandikan. Lalu diberi pijatan tradisional untuk melonggarkan urat-urat yang tegang. Sampai akhirnya dibawa ke rumah sakit, sesuai perintah Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA yang menuntut jajarannya memberikan pengobatan secara intensif kepada Echa.

Sementara itu, sang ibu, Siti Lili Rusita mengungkap, setelah tidur panjang, Echa biasanya memang tak bisa langsung diajak mengobrol.

“Bisanya harus menunggu sampai tiga hari. Namun, pernah pula begitu bangun langsung fresh. Lancar diajak ngobrol, tidak lemas seperti ini,” imbuhnya. Direktur RSUD Ansari Saleh, dr Izaak Zoelkarnain menjelaskan, Echa masih dalam tahap evaluasi.

“Masih ditangani, belum diketahui kapan hasil diagnosanya keluar. Sedangkan hasil tes laboratorium, kondisi Echa sepenuhnya normal,” kata Izaak, Minggu (11/4/2021).

Bagikan:

Komentar