Viral Pengungsi di NTT Tolak Bantuan Bencana, Begini Klarifikasi Kemensos

Selasa, 13 April 2021 19:59

Mensos Tri Rismaharini saat mengunjungi korban banjir di NTT. (Dok Kemensos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Sosial RI selalu mengendepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam menyalurkan bantuan sosial ke berbagai lokasi bencana di penuju negeri.

Hal itu dilakukan meski penyaluran bansos di lapangan bersifat dinamis. Salah satu contohnya adalah saat Kemensos merespons video viral di media sosial yang menayangkan aksi penolakan paket bantuan bagi para korban bencana banjir bandang di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Hasil penelusuran Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Kabupaten Flores Timur Paskalis dan Koordinator Tagana Kabupaten Flores Timur Hero Maran menyatakan peristiwa itu terjadi saat kunjungan Menteri Sosial (Mensos) yang pertama.

“Pada awalnya, Mensos akan mengunjungi Posko di MAN 01 Waiwerang Adonara, sehingga truk pengangkut paket bantuan meluncur ke lokasi terlebih dulu dengan pertimbangan saat Mensos tiba barang sudah tersedia di sana,” beber dia dalam keterangan resmi, di Jakarta, Selasa (13/4).

Dia menuturkan, Mensos pun batal hadir dan truk kembali ke posko utama di Kantor Kecamatan Adonara Timur dengan tujuan barang akan dipilah dan didistribusikan sesuai kebutuhan.

“Karena di lokasi tersebut hanya terdapat 175 jiwa yang mengungsi,” kata dia.

Menurut Hero, paket bantuan yang dibawa dalam truk sangat banyak, sehingga jika diturunkan semua akan berlebih.

“Sementara di lokasi lain juga banyak yang sangat membutuhkan dengan berbagai bantuan tersebut,” ujar Hero.

Komentar