BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis, BNPB Kirim Peringatan Dini kepada 30 Provinsi

  • Bagikan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan bibit siklon tropis dengan kode 94W yang tumbuh di wilayah Samudra Pasifik sebelah utara Papua kemarin (13/4). Dampak cuaca ekstrem diperkirakan berlangsung sampai 19 April 2021.

Tropical Cyclone Warning Centre (TCWC) Jakarta melaporkan kondisi pada Selasa pagi (13/4), sistem 94W berada sekitar 1.010 kilometer sebelah utara timur laut Biak dengan arah gerak menuju barat laut dengan kecepatan 10 knot (18 km/jam). Kecepatan angin maksimum 30 knot atau 55 km/jam.

Prediksi 24 jam atau hari ini (14/4) pukul 07.00 WIB, 94W diperkirakan berada sekitar 1.070 km sebelah utara timur laut Biak menuju barat laut dengan kecepatan perlahan bergerak menjauhi wilayah Indonesia. Kecepatan angin maksimum 35 knot atau 65 km/jam.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan bahwa keberadaan bibit siklon tropis 94W dalam 24 jam ke depan itu memberikan dampak tidak langsung berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di beberapa wilayah di tanah air.

’’Dalam 24 jam ke depan memberikan dampak tidak langsung berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat,” jelas Guswanto kemarin (13/4).

Sejumlah wilayah yang berpotensi terdampak bibit siklon tropis 94W meliputi Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, Papua Barat, dan Papua.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan