Mudik Dilarang, Perusahaan Pelayaran Prediksi Puncak Penumpang di Awal Mei

Rabu, 14 April 2021 16:13

Manajer PT DLU Cabang Makassar, Budiono

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Kebijakan pemerintah yang melarang mudik dan menghentikan moda transportasi umum pada tanggal 6-17 Mei berdampak pada angkutan laut atau pelayaran.

Arus penumpang utamanya yang menggunakan angkutan laut diprediksi akan meningkat sebelum aturan penghentian pengoperasian angkutan umum dilakukan.

Manajer PT Dharma Lautan Utama (PT DLU) Cabang Makassar, Budiono mengatakan kemungkinan penumpang akan melonjak drastis di awal Mei antara tanggal 1-4.

“Kami prediksi mungkin tanggal 3 atau 4 (sebelum H-8) terutama yang dari Makassar ke Surabaya. Seperti sebelum Ramadan, ada kenaikan penumpang 50 persen. Hal serupa juga bisa terjadi di awal Mei itu,” kata Budiono kepada Fajar.co.id, Rabu (14/4/2021).

Budiono menyebutkan khusus di Sulsel, kebanyakan penumpang laut akan pulang dengan tujuan ke Surabaya, Jawa Timur. Mereka adalah para pekerja dan keluarganya yang berasal dari Jawa.

“Sebenarnya sih bukan mudik namanya, toh kampung mereka sebenarnya di Jawa dan di sini (Sulsel) kebanyakan tidak punya rumah. Jadi tepatnya pulang kampung,” jelasnya.

Untuk melayani angkutan tujuan Makassar-Surabaya (PP), PT DLU sendiri mengoperasikan KM Dharma Kencana VII dengan kapasitas penumpang 1000 orang. Berangkat hari Senin dan Jumat.

Kapal ini juga melayani angkutan logistik. Khusus untuk angkutan logistik, armada pelayaran PT DLU masih tetap melayani hingga 11 Mei.

Komentar