Begini Perlawanan Terduga Teroris di Makassar Sebelum Ditembak Mati

Kamis, 15 April 2021 17:34

Jenazah terduga teroris MT di RS Bhayangkara Makassar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Terduga teroris berinisial MT akhirnya tewas ditembak mati oleh Densus 88 Antiteror. Hal itu terpaksa dilakukan karena MT sempat melawan saat akan ditangkap di Jalan Mannuruki, Kecamatan Biringkanaya, Makassar, Kamis (15/4/2021).

Cara perlawanannya pun terbilang nekat. Saat Densus 88 hendak menangkap, MT langsung datang dan membawa dua bilah parang yang siap dihunuskan ke arah petugas.

“MT melakukan perlawanan agresif dengan menggunakan parang panjang, dua parang dipakai di tangan kiri dan kanan lalu menyerang membabi buta dan petugas coba beri peringatan namun tidak dihiraukan. Terpaksa diambil tindakan tegas terukur hingga meninggal di RS,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan.

Perwira polisi tiga melati ini memastikan, MT merupakan berasal dari kelompok yang sama dengan dua pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar pada 28 Maret 2021 lalu, yakni Jemaah Asharut Daurah (JAD) yang berafiliasi dengan ISIS.

“Dia jaringan yang sama dengan bom bunuh diri Katedral dan kelompok Villa Mutiara yang masuk JAD berafiliasi dengan ISIS,” tambah Kombes Zulpan, kepada via telepon.

Selain MT, Densus 88 juga menahan istri dan anak terduga teroris itu. Ia diperiksa soal keterkaitan atau tidaknya dua orang ini terkait paham radikalisme.

“Keluarganya ada dibawa diambil keterangan nya. Tapi gak terkait. Ada empat atau lima orang. Iya (istri dan anak) sudah dibawa ke Bhayangkara,” tambahnya.

Bagikan:

Komentar