Dihina Lurah Pandang, Danny Pomanto: Mental Rusak

Kamis, 15 April 2021 08:59

Danny Pomanto

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menganggap kasus penghinaan dirinya oleh Lurah Pandang, Kecamatan Panakkukang sebagai bentuk rusaknya pemerintahan di level bawah.

Menurut Danny, seharusnya, Muh Nawir sebagai Lurah Pandang tidak sepantasnya mengucapkan kalimat penghinaan atas dirinya.

“Iya (terjadi penghinaan), jadi inilah bentuk bobroknya pemerintahan di bawah dan harus di resetting. Bisa dibayangkan wali kotanya ini bawahannya lurah bilang walikotanya kayak begitu (pembohong) di media dan dia (Muh Nawir) mengakui nah,” katanya, Rabu (14/4/2021).

Danny menuturkan, model seperti inilah yang akan diresetting nantinya. Katanya, masih oknum-oknum lurah banyak yang tidak bisa lepas dari politik.

“Ini saya bilang kenapa perlu diresetting, karena terjadi konspirasi politik yang membuat Makassar akan mundur. Saya tidak biarkan. Dan pencopoton termasuk penghinaan dan ini bisa masuk konsekuensi hukum dan ini sedang pertimbangkan konsekuensi hukumnya,”tuturnya.

Sementara penggantinya, lanjut Danny ia serahkan ke BKPSDM. Ia tidak ingin memilih orang orang yang mentalnya sudah rusak. Harus yang bisa bekerja dan melayani masyarakat.

“Penggantinya sementara di BKD yang mengusulkan itu, jadi kata resetting itu terbukti model seperti itu biar masyarakat tau rusaknya ini pemerintah kota setelah dua tahun. Mental rusak, bayangkan seperti itu,”pungkasnya. (ikbal/fajar)

Komentar