32 Terduga Teroris Bom Gereja Katedral Masih di Makassar, Belum Dibawa ke Jakarta

Jumat, 16 April 2021 22:16

Tim Gegana dan Labfor Polda Sulsel melakukan olah TKP Jl Kajaolalido depan Gereja Katedral Senin, 29 Maret -- TAWAKKAL/F...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Densus 88 Antiteror masih berada di Makassar. Tim dari Mabes Polri ini masih terus melakukan penyelidikan terkait bom bunuh diri di Gereja Katedral, pada 28 Maret 2021 lalu.

Mereka belum kembali ke Jakarta lantaran masih memeriksa 32 terduga teroris, yang diduga punya erat kaitan dengan bom bunuh diri yang dilakukan oleh pasangan suami istri di gereja tersebut.

“Dari 32 ini, ada dua wanita dan 30 pria dan saat ini masih diperiksa. Nanti (akan dibawa ke Jakarta) setelah diperiksa Densus 88,” kata Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Endra Zulpan, Jumat (16/4/2021).

Pemberangkatan 32 terduga teroris itu ke Jakarta belum dilakukan katena masih dalam interogasi, untuk pengembangan lebih lanjut soal jaringan kelompok teroris ini.

“Nanti penyidik Densus yang tentukan (keberangkatan 32 terduga teroris ke Jakarta). Densus 88 masih bekerja dan masih di Makassar untuk mengungkap ini ke akar-akarnya,” tegas Kombes Zulpan.

Perkembangan terakhir, satu orang terduga teroris di Kabupaten Bone, Sulsel ditangkap.

Informasi sementara yang dihimpun, terduga teroris itu juga berkaitan dengan pelaku bom bunuh diri di Gereja Katedral saat itu.

Kabar sementara yang beredar, penangkapan tersebut ternyata bertepatan dengan penembakan satu terduga teroris berinisial MT di Jalan Mannuruki, Kecamatan Biringkanaya, Makassar kemarin.

Komentar