Istana Tegaskan Reshuffle Bukan Skenario, Pengamat: Tangan Kanan Jokowi Aman

Jumat, 16 April 2021 10:42

Presiden Jokowi memimpin rapat kabinet terbatas mengenai percepatan penanganan dampak pandemi COVID-19 di Istana Merdeka...

“Ciri-cirinya kan bisa terbaca dari periode pertama,” ungkap pendiri Kelompok Kajian dan Diskusi Opini Publik Indonesia KedaiKOPI, Hendri Satrio.

Pria yang akrab disapa Hensat ini lantas membeberkan ciri kedua yang mendasari kocok ulang kabinet. Yakni memicu kontroversial publik serta membikin gaduh.

“Dan yang kedua ciri yang paling jelas itu suka ditegur oleh pak Jokowi secara langsung,” ulasnya.

Hensat lalu mencontohkan parameter dan ciri yang biasanya menjadi pertanda bahwa Presiden Joko Widodo akan mereshuffle menteri.

Di antaranya adalah kontroversi impor beras, ketersediaan pupuk dan masalah ketenagakerjaan.

“Lalu ada yang gak ditegur langsung tapi kontroversi karena bilang dipersepsikan money politik dalam pemilihan Ketum Kadin,” ujarnya.

“Itu beberapa kontroversial yang menurut saya pasti dipertimbangkan oleh Jokowi,” jelasnya.

Wacana reshuffle kabinet jilid II menyeret nama sejumlah menteri yang dinilai bakal kena tendang dari Kabinet Indonesia Maju.

Salah satu nama menteri yang disebut-sebut kena reshuffle adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Salah satu alasan yang mengemuka adalah, lantaran mantan Rektor UGM itu dinilai menjadi salah satu menteri dengan kinerja kurang memuaskan.

Akan tetapi, pengamat politik Ujang Komarudin memiliki pandangan lain.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Riview ini justru meyakini posisi Pratikno aman.

“Pratikno tidak akan mungkin direshuffle,” kata Ujang dalam diskusi “Dua Sisi” di TV One, Kamis (15/4/2021) malam.

Bagikan berita ini:
8
9
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar