Istana Tegaskan Reshuffle Bukan Skenario, Pengamat: Tangan Kanan Jokowi Aman

  • Bagikan

Pria yang akrab disapa Hensat ini lantas membeberkan ciri kedua yang mendasari kocok ulang kabinet. Yakni memicu kontroversial publik serta membikin gaduh.

“Dan yang kedua ciri yang paling jelas itu suka ditegur oleh pak Jokowi secara langsung,” ulasnya.

Hensat lalu mencontohkan parameter dan ciri yang biasanya menjadi pertanda bahwa Presiden Joko Widodo akan mereshuffle menteri.

Di antaranya adalah kontroversi impor beras, ketersediaan pupuk dan masalah ketenagakerjaan.

“Lalu ada yang gak ditegur langsung tapi kontroversi karena bilang dipersepsikan money politik dalam pemilihan Ketum Kadin,” ujarnya.

“Itu beberapa kontroversial yang menurut saya pasti dipertimbangkan oleh Jokowi,” jelasnya.

Wacana reshuffle kabinet jilid II menyeret nama sejumlah menteri yang dinilai bakal kena tendang dari Kabinet Indonesia Maju.

Salah satu nama menteri yang disebut-sebut kena reshuffle adalah Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.

Salah satu alasan yang mengemuka adalah, lantaran mantan Rektor UGM itu dinilai menjadi salah satu menteri dengan kinerja kurang memuaskan.

Akan tetapi, pengamat politik Ujang Komarudin memiliki pandangan lain.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Riview ini justru meyakini posisi Pratikno aman.

“Pratikno tidak akan mungkin direshuffle,” kata Ujang dalam diskusi “Dua Sisi” di TV One, Kamis (15/4/2021) malam.

Ujang menyebut, ada sejumlah alasan yang mendasari keyakinan dirinya bahwa Pratikno tidak akan dimasukkan dalam gerbong reshuffle.

Di antaranya adalah, karena Pratikno adalah tangan kanan Presiden Jokowi.

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di:
  • Bagikan