Polda Metro Jaya Tangkap Sindikat Perampok dengan Modus Mengaku Polisi

Jumat, 16 April 2021 22:48

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto/ilustrasi: arsip JPNN.COM/Ricardo

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Polda Metro Jaya menangkap sindikat perampok dengan modus menggerebek rumah korbannya. Pelaku mengaku sebagai anggota polisi lalu melakukan perampokan. Kejadian terjadi pada akhir bulan Maret lalu.

“Kejadian di daerah Bojong Gede, kemudian korban melapor ke Polres Depok ada laporan polisi, ada lima orang masuk ke kediamannya dengan paksa dan ngaku anggota Polri,” ucap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Jumat (16/4).

Yusri mengatakan, sindikat ini mendatangi rumah korban lalu menudingnya sebagai pelaku penyalahgunaan narkotika. Satu tersangka berinisial RM berperan jadi anggota polisi gun menakuti korban.

“Tersangka inisial RM ini bahkan saat dia gedor-gedor rumah dia ngaku ‘saya darin Polda, tiarap-tiarap. Kalau mau cepat ikuti perintah’. Setelah itu tersangka lainnya membantu menggeledah rumah korban,” katanya dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group).

Lebih lanjut dia mengatakan, pasca menggeledah dan membawa barang berharga korban mulai dari ponsel sampai uang tunai senilai lebih dari Rp 2 juta, sindikat ini lantas pergi meninggalkan korban.

Singkatnya, usai polisi dapat informasi, dengan kamera Closed Circuit Television (CCTV), polisi menangkap kelimanya. Atas perbuatanya, tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman hingga sembilan tahun penjara.

“Saat ini kita masih kembangkan lagi karena mereka mengaku baru sekali beraksi, tapi ada laporan polisi dengan modus yang sama,” pungkasnya. (jpg/fajar)

Komentar