Porang Primadona di Pasar Ekspor, Target Naik 20 Persen

Jumat, 16 April 2021 16:17

Porang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Balai Karantina Pertanian Makassar memasang target ekspor porang tahun 2021 naik 20 persen tahun ini. Cina menjadi negara sasaran utamanya.

Pelaksana tugas Kepala Balai Karantina Makassar, M Musyaffak Fauzi, mengatakan, Porang menjadi salah satu komoditi andalan untuk ekspor. Hal itu dimaksudkan untuk mendongkrak jumlah ekspor lebih tinggi dari tahun sebelumnya.

“Kita dikasih target kenaikan 20 persen dari tahun 2020. Caranya, kita pakai komoditi unggulan, salah satunya Porang,” ujar Musyaffak, Jumat (16/4/2021).

Komoditi Porang sendiri dipasok dari berbagai daerah yang ada di Sulawesi Selatan, kemudian diangkut ke Cina. Akan tetapi, menurut Musyaffak, ekspor Porang tidak lagi dalam bentuk mentah.

“Kita upayakan ekspor dalam bentuk bubuk,” lanjutnya.

China atau Tiongkok sendiri menjadi sasaran karena ketergantungan mereka yang selama ini mengimpor 80 persen dari Indonesia.

“China itu 80 persen ambil bahan dari Indonesia. Makanya mereka jadi target ekspor kita,” urainya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sulsel Andi Ardin Tjatjo mengatakan, tanaman porang sebagai komoditi ekspor baru di Sulsel sejak 2018 tengah mencuri perhatian petani untuk dikembangbiakkan, sehingga tidak sedikit petani jagung maupun padi beralih ke tanaman porang.

Apalagi nilai jual dari petani ke industri maupun eksportir terbilang besar, yakni sekitar Rp 10 ribu per kilogram.

Bagikan:

Komentar