Proyek Siluman di Pemprov, Andi Darmawan: Pejabat yang Tandatangani Kontrak Harus Tanggung Resiko

Jumat, 16 April 2021 23:30

Plt Kepala Bappelitbangda, Andi Darmawan Bintang

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sejumlah program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) diduga telah menyalahi aturan pengadaan barang dan jasa.

Pasalnya, beberapa proyek yang mestinya selesai di tahun sebelumnya, dilanjutkan di tahun berikutnya. Bahkan paket proyek itu tidak terdaftar dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Pelaksana Tugas (Plt) Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Sulsel, Andi Darmawan Bintang mengatakan, setiap program yang akan dikerjakan mesti ada anggaran yang tersedia terlebih dahulu.

“Peraturan berkaitan dengan pengelolaan keuangan dilarang untuk melaksanakan kegiatan yang belum tersedia anggarannya,” kata Andi Darmawan, Jumat, (16/4/2021).

Lebih lanjut kata Darmawan, jika dilakukan di luar DPA, berarti ada kecenderungan bertindak sendiri. Bukan atas nama institusi.

“Maka yang bersangkutan harusnya menanggung resiko dari apa yang dia tempuh. Yang bersangkutan yang menandatangani kontrak. Sebab dia mengatasnamakan institusi, sementara normatifnya dilarang. Berarti dia membawa nama individu,” jelasnya.

Sementara itu, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman telah menegaskan, tak akan melanjutkan proyek yang tidak sesuai aturan, termasuk proyek yang tidak terdaftar dalam DPA. (selfi/fajar)

Komentar