Raih Cuan dari Hobi Fotografi: Yuk Upgrade Peralatannya dengan PermataKTA

Jumat, 16 April 2021 13:00

Hobi Fotografi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Fotografi sekarang tidak hanya sekedar menjadi hobi, tapi juga bisa menjadi ladang bisnis yang menjanjikan. Alangkah menyenangkannya jika kita bisa menghasilkan pendapatan dari sesuatu yang kita sukai, misalnya melalui fotografi.

Tidak heran, semakin profesional seseorang yang menekuni bisnis fotografi, maka semakin tinggi pula jasa untuk membayar sang fotografer demi menghasilkan visual gambar yang ciamik.

Seorang fotografer kenamaan tanah air, Rio Motret misalnya bisa mematok harga paket paling rendah untuk memotret di kisaran Rp 10 juta. Rio, seperti kita tahu, dikenal sebagai fotografer andalan para publik figur di Indonesia.

Tentu, itu hanyalah sekadar gambaran kecil saja betapa fotografi bisa menjadi bisnis yang potensial. Nah, jika kamu sudah mulai terjun ke dunia fotografi dan hendak menjadikannya sebagai ladang berusaha, ada beberapa tips yang bisa dilakukan.

1.Kenali Fokus Genre Fotografimu

Seseorang fotografer akan dikenal karena memiliki ciri khas. Misalkan, Anda menyukai foto makanan dan minuman, maka yang bisa menjadi fokus genre Anda adalah food photography.

Seorang fotografer, selain andal menguasai teknik, juga harus punya ciri khas yang membedakannya dengan karya fotografer lain yang bisa menjadi nilai jual karya Anda.

Sedangkan, jika Anda menyukai foto traveling, maka menghasilkan foto-foto perjalanan yang unik, tak biasa, dengan kualitas visual yang baik, Anda bisa punya nilai tambah tersendiri.

2.Pede Tampilkan Karyamu: Memasarkan di Medsos

Agar orang lain mengenal karya-karyamu, tampilkan portofolio terbaik dari hasil karya fotografimu di media sosial seperti Instagram misalnya. Secara tidak langsung, ini adalah cara halus memasarkan karya fotografimu.

Jika semakin banyak orang mengenal karya fotomu, dari mulut ke mulut, itu juga menjadi keuntungan tersendiri buatmu, dan tentunya terus meningkatkan skill dan menjaga kualitasnya.

3.Eksekusi dengan Alat yang Mumpuni

Fotografi profesional membutuhkan kamera dan lensa yang mumpuni untuk menghasilkan gambar yang estetik. Sebagai sebuah seni, maka, lensa dan kamera tadi ibarat menjadi alat layaknya seorang pelukis untuk menghasilkan lukisan terbaik di kanvasnya. Analoginya, makin baik kualitas cat, dan tekniknya, maka harga lukisan juga semakin mahal.

Ada banyak pilihan kamera untuk fotografi profesional, Mulai dari kamera DSLR, kamera mirrorless, hingga kamera action cam Go-Pro untuk pengambilan gambar melalui udara (drone) atau bawah laut misalnya. Kamera mirrorless lebih menguntungkan untuk dibawa travelling karena ringan ketimbang membawa DSLR.

Tapi, kembali sesuaikan dengan budget anda, misalnya untuk keperluan professional cukup bervariasi, siapkan setidaknya budget mulai Rp 15 juta sampai dengan Rp 60 juta hanya untuk body kamera full frame saja.Sedangkan, untuk lensa, disesuaikan kebutuhan, tapi untuk mengakomodasi kebutuhan profesional, nilainya bisa bervariasi mulai dari Rp 30 juta sampai ratusan juta.

Selain itu, siapkan juga dana untuk membeli kebutuhan lainnya seperti Tripod, baterai cadangan dan kartu memori.

Perlengkapan yang penting yang juga tak boleh dilewatkan adalah pencahayaan atau lighting. Budget lighting akan berbeda kebutuhannya jika Anda berbisnis foto studio karena membutuhkan perlengkapan lighting yang lebih banyak ketimbang street photography atau traveling photography misalnya.

Setelah kita melakukan proses produksi, tahapan selanjutnya adalah paska produksi dengan menggunakan komputer dan aplikasi editing. Ada beberapa pilihan laptop yang bisa kamu pilih, tapi disarankan spesifikasinya mendukung proses memoles gambar menjadi lebih sempurna atau istilahnya melalui tahapan pascaproduksi.

Budget yang perlu disiapkan untuk membeli laptop atau komputer yang mumpuni seperti MacBook Pro atau iMac 27 inchi mulai dari Rp 15 juta hingga Rp 25 juta.

Selanjutnya, untuk aplikasi editing foto, ada beberapa yang cukup popular. Misalnya, Adobe Lightroom.

Nah, untuk memodali peralatan tadi, tentunya butuh dana yang tidak sedikit, ya. Tapi, kamu nggak perlu khawatir kalau kesulitan dana! Kamu bisa mengajukan pinjaman dana melalui PermataKTA.

Seperti namanya, Kredit Tanpa Agunan (KTA) tidak memerlukan sesuatu yang harus dijaminkan, sehingga Nasabah bisa langsung mengajukannya dengan nominal yang menyesuaikan kebutuhan.

KTA sendiri tersedia di berbagai lembaga keuangan, baik itu yang sifatnya pemerintah maupun swasta.

KTA dari PermataBank ini hadir dengan nilai plafon yang cukup besar. Hanya dengan menyertakan dokumen penunjang, tanpa agunan, serta tidak memerlukan kartu kredit, kamu sudah bisa mengajukan pinjaman hingga Rp 300 juta, dengan masa tenor yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Ada beberapa keunggulan dari aplikasi ini, pertama, mengajukan PermataKTA ini mudah banget, kamu hanya perlu mengunduh aplikasi PermataMobile X di ponsel kamu. Saat ini pengajuan KTA sudah 100% dilakukan secara online melalui aplikasi. Jadi, tidak perlu lagi repot-repot datang ke kantor cabang, ya. Jadi, kamu bisa mengajukan PermataKTA kapanpun dan dimanapun.

Jumlah pinjaman yang diajukan juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Saat ini, untuk plafon pinjaman tunai yang tersedia mulai dari Rp 5 juta sampai Rp 300 juta. Syarat pengajuan pinjamannya mudah, bahkan kamu nggak perlu menyiapkan banyak dokumen, hanya perlu menyertakan e-KTP, NPWP untuk pengajuan di atas Rp 50 juta.

Cicilannya pun juga tetap, tidak berubah sejak kamu mengajukan pinjaman sampai dengan berakhirnya pinjaman.

Keunggulan lainnya, KTA ini bunganya cukup rendah mulai dari 0,88%.Tidak sedikit lho, bank yang menyalurkan pinjaman KTA dengan plafon cukup besar memberikan suku bunga yang cukup tinggi. Karena suku bunganya rendah, otomatis sistem cicilannya juga ringan.Keuntungan KTA bunga rendah ini, jelas saja membuat masyarakat tertarik untuk mengajukannya.

Jadi, tertarik untuk mengembangkan bisnis fotografimu? Ayo ajukan PermataKTA segera, ya!

Bagikan berita ini:
1
4
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar