Salat Jumat di Masjid Raya, Plt Gubernur Sebut Bom Bunuh Diri Tidak Mewakili Agama Manapun

Jumat, 16 April 2021 21:12

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Plt Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman, memberikan sambutannya usai melaksanakan Salat Jum’at berjamaah di Masjid Raya Makassar, 16 April 2021. Selain Andi Sudirman, adapula Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulsel Anre Gurutta (AG) K.H. Sanusi Baco.

Di hadapan para jemaah masjid, Andi Sudirman mengingatkan masyarakat untuk senantiasa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Hal itu pun diperlukan dalam melaksanakan salat berjamaah di masjid. Mengingat di tahun kedua Ramadan di masa pandemi Covid-19 ini, baru tahun 2021 ini pemerintah memberikan izin pelaksanaan salat berjamaah di masjid.

“Manfaatkan kesempatan ini, tahun kemarin kita tidak bisa salat di masjid. Sekarang di kasih waktu, harus rajin melaksanakan salat. Allah berikan kesempatan tahun ini, namun tetap protokol kesehatan, kapasitas jemaah 50 persen. Kita menginginkan saling menjaga kesehatan,” ujarnya.

Olehnya itu, dirinya mengingatkan untuk memanfaatkan momentum Ramadan ini untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Apalagi, banyak keistimewaan dalam bulan Ramadan. Salah satunya, Allah membuka pintu surga, serta mengunci setan dan melipatgandakan pahala.

Di kesempatan itu, dirinya mengajak untuk senantiasa menjaga agama Islam sebagai agama yang memiliki toleransi yang tinggi. “Kejadian ledakan bom di Gereja Katedral kemarin itu saya sampaikan, bahwa itu tidak mewakili agama manapun, termasuk Islam,” tegasnya.

Komentar