Dipolisikan oleh Keponakan, Zaenal Tayeb Ngaku Stress hingga Berat Badannya Turun

Sabtu, 17 April 2021 12:13

Tersangka Zaenal Tayeb memberikan keterangan kepada awak media kemarin. (Andre Sulla/Radar Bali)

FAJAR.CO.ID, DENPASAR– Pengusaha sukses berdarah Bugis Zainal Tayeb – sebelumnya diinisialkan ZT, akhirnya angkat bicara terkait kasus hukum yang melilitnya di Polres Badung dan Polda Bali.

Kepada awak media saat ditemui di kediamannya di Jalan Majapahit, Kuta, Badung, kemarin, Zainal Tayeb mengaku stress setelah ditetapkan tersangka kepolisian.

Zainal Tayeb mengaku shock berpuluh-puluh tahun membangun usaha dan tinggal di Bali, statusnya kini justru menjadi tersangka.

Padahal, dia mengaku tidak pernah menipu orang. Status barunya itu membuatnya kurang tidur. Bahkan, berat badannya kini turun 2 kg.

“Ya, saya stress dan shock ketika mengetahui dari media status saya ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian,” ujar Zainal Tayeb.

Promotor tinju kenamaan Bali ini mengaku, Hendar Giacomo Boy Syam merupakan anak dari sepupunya. Itu artinya, pelapor berstatus keponakannya sendiri.

Menurut Zainal Tayeb, kasus bermula ketika Hendar datang ke rumahnya tahun 2012 lalu untuk meminta pekerjaan.

Hendar lalu ditempatnya di perusahaannya sebagai direktur karena anaknya yang pintar dalam berbisnis. Tapi, ujungnya terjadi perselisihan yang berujung dirinya dilaporkan ke polisi.

“Saya siap menghadapi masalah ini. Saya siap diperiksa sebagai tersangka maupun ditahan kepolisian,” bebernya.

Menurut Zainal, perselisihan muncul ketika dirinya bekerjasama dengan Hendar. Zainal memiliki tanah seluas 13.700 meter persegi.

Bagikan:

Komentar