Ditangkap Polisi saat Sahur, Begini Nasib Para Penari Erotis

Sabtu, 17 April 2021 17:25

IST

FAJAR.CO.ID, BONE — Pria dan waria yang sebelumnya ditangkap polisi karena melakukan tarian erotis saat sahur di Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone telah diperiksa polisi.

Mereka menjalani pemeriksaan karena melakukan aksi tersebut dengan tarian tubuh erotis, dan tidak lagi menjaga jarak dengan orang lain dengan bermaksud ingin membangunkan warga sekitar untuk sahur.

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Ardy Yusuf, mengatakan, 10 orang yang diamankan itu, telah diambil keterangannya dan diharapkan aksinya itu tidak lagi diulangi di kemudian hari.

“(Hanya) pembinaan oleh Polsek Ajangale,” singkatnya kepada jurnalis Fajar.co.id, Sabtu (17/4/2021).

Diketahui, mereka ditangkap lantaran aksi tak senonohnya itu dan terekam kamera, hingga akhirnya ia harus berurusan dengan polisi setempat.

Mereka berkeliling ke sejumlah area permukiman warga menggunakan kendaraan mobil, sambil memperagakan tarian erotis dan iringan musik, serta tidak lagi menerapkan protokol kesehatan.

Selain melanggar aturan protokol kesehatan, aksinya juga dianggap membahayakan lantaran mereka menari di atas mobil, dan bisa saja membuat dirinya terjatuh.

Aparat kepolisian pun mengimbau agar aksinya itu tak lagi diulangi. Seluruh pria dan waria yang sempat diamankan itu, hanya dibina lalu dipulangkan ke rumah masing-masing. (ishak/fajar)

Komentar