Lima Aturan Baru Ibadah Umrah dari Arab Saudi

Sabtu, 17 April 2021 10:52
Belum ada gambar

Jamaah umrah sedang tawaf di Masjidill Haram. (DOK. BANDAR AL DANDANI/AFP)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi pada Kamis (15/4/2021) waktu setempat mengumumkan, mekanisme baru dalam pelaksanaan ibadah umrah bagi jamaah yang datang dari luar negeri.

Aturan terbaru ini adalah penyesuaian dengan kondisi pandemi Covid-19.

Dalam pernyataan resmi kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, terdapat lima langkah yang harus diikuti oleh para jamaah umrah asing sebelum menjalankan ibadah.

Berikut Kelima langkah tersebut yaitu:

1) semua jamaah asing harus menjalani pemeriksaan di Inaya Center di Makkah selama 6 jam sebelum melakukan umrah,

2) melakukan verifikasi status vaksinasi jamaah,

3) jamaah memakai gelang elektronik sebagai komponen pemantauan,

4) jamaah menunjukkan gelang mereka setibanya di al-Shubaika Assembly Center untuk memverifikasi data dan izin mereka, dan

5) setiap jamaah wajib mematuhi tanggal dan waktu yang diberikan untuk melakukan umrah.

“Selain lima ketentuan utama tersebut di atas, sebelum melaksanakan ibadah umrah, jamaah asing juga diwajibkan menjalani karantina di hotel masing-masing di Makkah selama tiga hari, setelah kedatangan mereka di Arab Saudi,” tulis Kementerian Haji dan Umrah Saudi seperti dilansir dari Saudi Gazette, Sabtu (17/4/2021).

Selain itu, selama Ramadan, kuota izin umrah dinaikkan menjadi 50.000 jemaah per hari. Tercatat lebih dari 10 juta jamaah dalam dan luar Arab Saudi melaksanakan umrah sebelum Ramadan, sejak mulai dibukanya layanan umrah secara bertahap mulai 4 Oktober 2020.

Bagikan berita ini:
3
10
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar