Tujuh Orang Ini Tetap Bisa Terbang Saat Aturan Larangan Mudik Diberlakukan

Sabtu, 17 April 2021 12:30

Ilustrasi pesawat Garuda Indonesia-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Pemerintah pusat telah resmi menginstruksikan larangan mudik. Larangan itu tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 13 Tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri 1442 H/Tahun 2021.

Tidak hanya itu, terdapat juga dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan COVID-19 No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Kendati demikian, Kepala Dinas Perhubungan Sulawesi Selatan (Sulsel), Muhammad Arafah mengatakan, ada beberapa pengecualian dalam kebijakan transportasi darat, udara dan laut.

Terkhusus bagi transportasi udara, kata Arafah, terdapat tujuh poin pengecualian. Pertama, bagi pimpinan tinggi negara dan tamu kenegaraan.

“Operasional Kedutaan, Konsulat Jenderal, Konsulat Asing dan Organisasi Internasional,” tutur Arafah, Jumat, (16/4/2021) kemarin.

Selain itu, operasional repatriasi WNI dan WNA serta Gakum dan pelayanan darurat masuk dalam pengecualian. “Angkutan kargo, angkutan perintis,” imbuhnya.

Lebih lanjut menurut Arafah, paling penting juga ada izin dari Direktoral Jenderal Perhubungan Udara.

Ia menegaskan, Badan Usaha Angkutan Udara yang melanggar, akan dikenakan sanksi administratif sesuai ketentuan yang berlaku. (selfi/fajar)

Komentar