Prospek Menjanjikan, Volume Ekspor Porang dari Sulsel Capai 110 Ribu Ton

Minggu, 18 April 2021 12:48

Kebun porang. (ilustrasi)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Tanaman Porang belakangan tengah ramai diperbincangan. Pasalnya, tanaman ini disebut-sebut memiliki nilai jual tinggi, mencapai miliaran Rupiah.

Berdasarkan data Badan Karantina Pertanian, pada semester pertama 2021, ekspor porang Indonesia mencapai angka 14,8 ribu ton.

Angka ini melampaui jumlah ekspor semester pertama pada 2019 dengan jumlah 5,7 ribu ton, kenaikan ini menunjukkan aktivitas ekspor sebanyak 160 persen.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Perkebunan Sulsel Andi Ardin Tjatjo mengatakan, tanaman porang sebagai komoditi ekspor baru di Sulsel sejak 2018 tengah mencuri perhatian petani untuk dikembangbiakkan, sehingga tidak sedikit petani jagung maupun padi beralih ke tanaman porang.

Apalagi nilai jual dari petani ke industri maupun eksportir terbilang besar, yakni sekitar Rp 10 ribu per kilogram.

“Sedangkan volume pengiriman tanaman porang khusus Sulsel mencapai 110 ribu ton,” papar dia, Sabtu (18/4/2021).

Ia menambahkan, kemudahan dalam pengelolaan hasil tanaman porang juga mendapat perhatian pemerintah melalui dana KUR. Tercatat BNI telah mengucurkan dana sebesar Rp 300 miliar khusus bagi petani porang.

Sebagai informasi, negara tujuan ekspor tanaman porang dari Indonesia yakni China, Taiwan, Thailand, Jepang dan lainnya. (endra/fajar)

Bagikan:

Komentar