Warung Nasi Dilarang Buka Siang saat Ramadan, Gus Nadir: Bagaimana Mereka Menghidupi Keluarga? Hotel dan Restoran Dirazia Juga?

Minggu, 18 April 2021 17:44

FAJAR.CO.ID — Aturan larangan bagi restoran, rumah makan, warung nasi, dan kafe berjualan pada siang hari selama bulan Ramadan menuai sorotan tajam dari berbagai elemen masyarakat.

Sebuah rekaman video giat penegakan aturan yang terjadi di Kabupaten Serang, Banten viral di media sosial. Salah satunya dibagikan netizen pemilik akun @Namaku_Mei.

Video tersebut menunjukkan pemilik warung dan sejumlah warga tertangkap basah makan di warung nasi pada siang hari.

“KETANGKAP BASAH. Dua warga ketangkap basah sedang makan siang di salah satu warteg di ruas Jalan Raya Petir dekat Perumahan Serang Hijau, Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis (15/4/2021). Jajaran Satpol PP Kota Serang terpaksa menyita alat penanak nasi (magicom) sebagai bukti,” demikian keterangan video viral tersebut dilansir dari laman Twitter @Namaku_Mei, Minggu (18/4/2021).

Cendekiawan muslim, Nadirsyah Hosen kemudian ikut angkat suara prihal fenomena tersebut. Gus Nadir, demikian ia biasa disapa menyebut ada orang yang secara syar’i dibenarkan tidak puasa.

“Ialah orang sakit, musafir, haid. Begitu juga yang bukan Muslim. Mereka punya hak makan di warung,” cuit Gus Nadir di Twitter.

Ia turut menyayangkan insiden tersebut. Terlebih petugas sampai melakukan penyitaan terhadap alat masak serta menutup paksa warung nasi tersebut.

“Pemilik warung disita alat masaknya atau dipaksa tutup, mereka mau menghidupi keluarga dengan cara apa? Pemda Serang mau bantu? Jangan berlebihanlah boss,” ketusnya.

Bagikan:

Komentar