AS Tegaskan akan Ada Konsekuensi Jika Pengkritik Vladimir Putin Alexei Navalny Mata di Penjara

Senin, 19 April 2021 19:11

Kondisi kesehatan Alexei Navalny, pengkritik Presiden Rusia Vladimir Putin, turun drastis. Nyawanya bisa terenggut dalam...

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Penasihat Keamanan Nasional Presiden AS, Joe Biden, Jake Sullivan, pada Minggu (18/4) mengatakan di program CNN “State of the Union” bahwa pemerintah AS bersikap tegas. AS telah mengatakan kepada Rusia bahwa bakal ada konsekuensi jika kritikus Presiden Rusia, Vladimir Putin, yakni Alexei Navalny mati di penjara.

“Kami telah berkomunikasi dengan pemerintah Rusia bahwa apa yang terjadi dengan Tuan Navalny selama di penjara adalah tanggung jawab mereka dan mereka akan dimintai pertanggungjawabannya oleh masyarakat internasional,” kata Suvillan kepada CNN.

“Dalam langkah spesifik yang akan kami tempuh, kami sedang mempertimbangkan berbagai tindakan yang akan kami terapkan dan saya tidak akan membocorkannya saat ini kepada publik, tetapi kami telah berkomunikasi bahwa bakal ada konsekuensi jika Tuan Navalny meninggal,” lanjut Suvillan.

Seperti dilansir Reuters sebelumnya, Navalny, 44, sedang mengalami peningkatan kemungkinan gagal ginjal dan penglihatannya kian buruk usai melakukan aksi mogok makan selama lebih dari dua bulan.

Penentang utama Putin itu mulai menolak makanan pada 31 Maret 2021 sebagai bentuk protes atas minimnya pengobatan medis yang sesuai untuk kaki dan nyeri punggung yang dideritanya. (jpg/fajar)

Komentar