Bandara Sultan Hasanuddin Perkuat Bisnis Kargo, Garap Lahan 33 Hektar

Senin, 19 April 2021 21:44

New Bandara Sultan Hasanuddin

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PT AP I berencana mengembangkan cargo village di Bandara Sultan Hasanuddin. Langkah ini untuk mengoptimalkan pendapatan dari sisi kargo dan logistik.

Stakeholder Relation Manager Bandara Sultan Hasanuddin, Iwan Risdianto menyampaikan, AP 1 sebagai pengelola Bandara Sultan Hasanuddin memiliki rencana pengembangan cargo kedepannya.

“Masih dikaji lebih lanjut oleh tim dan unit terkait,” ungkap Iwan di Makassar, Senin (19/4/2021).

Iwan menegaskan, tujuan pengembangan Cargo Village tersebut sebab melihat adanya peluang di bisnis kargo untuk komoditi ekspor ke negara-negara Asia dari Makassar melalui penerbangan langsung.

“Oleh karena itu, AP 1 melalui anak perusahaan AP Logistik akan mengembangkan itu, selain yang sudah berjalan saat ini. Rencana ekspor ke negara Jepang, Cina dan Korea,” paparnya.

GM Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar Wahyudi menjelaskan bakal menyiapkan lahan seluas 33 hektare untuk merealisasikan cargo village.

Alasan untuk memperkuat bisnis kargo tersebut diantaranya karena ternyata pandemi membuat pola bisnis mayoritas pengusaha juga berubah. Buktinya volume kargo naik 67 persen selama pandemi dan permintaan di Makassar juga melonjak.

“Cargo village ini difokuskan melayani layanan kargo, sehingga tidak mengganggu kegiatan para calon penumpang,” jelasnya.

Wahyudi menilai Cargo village bisa mendukung kelancaran kegiatan bisnis ekspor komoditi perikanan di Wilayah Timur Indonesia melalui jalur udara, Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

Wahyudi menuturkan setidaknya ada 75 perusahaan yang bergerak di bidang komoditi ekspor asal Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah yang melalui bandara di Makassar.

Peluang bisnis tersebut perlu didukung dengan pelayanan moda transportasi udara yang mumpuni.

“Karena itu, pengiriman langsung atau direct call dapat mengefisienkan biaya kirim bagi para eksportir dan durasi pengiriman lebih cepat,” tegasnya. (endra/fajar)

Bagikan berita ini:
3
7
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar