Gugatan Banding Mahasiswa DO STMIK AKBA Ditolak Pengadilan Tinggi

Senin, 19 April 2021 14:18

Ketua STMIK AKBA,Askar Taliang.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar kembali menolak gugatan banding mahasiswa DO (Drop Out) STMIK AKBA atas Surat Keputusan DO yang dikeluarkan oleh Ketua STMIK AKBA,Askar Taliang.

“Benar jika hari kamis, 15 April 2021 STMIK AKBA menerima putusan hasil gugatan banding dari Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar dan hasilnya alhamdulillah semua putusan pengadilan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), karena apa yang kami lakukan sudah sesuai prosedur,” kata Ketua STMIK AKBA.

Mahasiswa DO yang melakukan banding tersebut yaitu Misbahuddin dengan No. Perkara :39/G/2020/PTUN.Mks, Syukran Abbas No. Perkara : 41/G/2020/PTUN.Mks dan Muhammad Hisbullah dengan No. Perkara : 43/G/2020/PTUN.Mks merupakan Mahasiswa DO yang melakukan gugatan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar.

Ketua STMIK AKBA mengeluarkan surat keputusan pemberhentian atau Drop out (DO) terhadap ke-11 mahasiswa atas pelanggaran-pelanggaran yang telah dilakukan terlebih dahulu dilakukan pendekatan bahkan telah dipanggil dan dibujuk untuk menghentikan aksinya namun tak diindahkan.

Menurut Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Makassar, SK DO yang dikeluarkan Ketua STMIK AKBA dianggap sah dan menguatkan putusan pengadilan tata usaha Negara Makassar.

Askar menyatakan, SK DO dikeluarkan karena telah melakukan pelanggaran seperti pengrusakan fasilitas kampus, menghentikan proses belajar mengajar secara paksa, memaksakan untuk menginap di kampus tanpa surat ijin, menyita kampus, melakukan intimidasi terhadap keamanan kampus, melawan dosen yang berusaha membujuk dan bahkan diantaranya telah ditahan oleh pihak berwajib atas pelanggaran yang dilakukan tahun sebelumnya.

Komentar