Mega Skandal BLBI, Pengamat Ekonomi Sasmito Hadinagoro Tagih Janji Jokowi

Senin, 19 April 2021 19:07

Presiden Joko Widodo (Jokowi). (Biro Pers Sekretariat Presiden)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat Ekonomi dan Politik Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Keuangan Negara (LPEKN), Sasmito Hadinagoro menagih janji kampanye Joko Widodo (Jokowi) pada pilpres 2014 yang belum ditunaikan hingga saat ini.

Sasmito mengatakan, salah satu janji Jokowi tersebut adalah penuntasan mega skandal Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang merugikan keuangan negara triliunan rupiah. “Mari kita melawan lupa. Kita tagih janji Jokowi saat kampanye Pilpres 2014,” ujar Sasmito dalam keterangannya kepada JawaPos.com Senin (19/4).

Menurutnya, tema besar kampanye Jokowi adalah pemberantasan korupsi. Dan korupsi terbesar dalam sejarah republik ini yakni mega skandal BLBI. Untuk itu, rakyat wajib mengingatkan pemerintahan Jokowi agar jangan melupakan janji.

Apalagi, sebenarnya, janji penuntasan serta penegakan BLBI Gate ini sudah didengungkan saat kampanye Pilpres 2014 lalu. Namun hingga kini, upaya menuntaskan skandal BLBI bernilai ratusan triliun ini ibarat jauh panggang dari api. Bahkan, dia menyebut, terkesan, kasus BLBI Gate sengaja dilupakan oleh pemerintah.

Padahal, sejumlah data tentang skandal ini sudah pernah dipaparkannya, termasuk di era Presiden Soesilo Bambang Yudoyono (SBY). Sayangnya, data-data tentang BLBI Gate ini diabaikan. “Kita ingin tegaskan, kasus BLBI Gate memberatkan dan menjadi beban generasi yang akan datang,” tuturnya.

Beratnya beban BLBI Gate ini sudah pernah disampaikan mantan Wapres Jusuf Kalla (JK). Saat berpidato di depan Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI), JK mengakui beban bunga obligasi rekap ex-BLBI puluhan triliun memberatkan keuangan negara.

Bagikan:

Komentar