Muncul Kartun Vaksin Nusantara, Ini Kata Rektor dan Guru Besar Unair

Senin, 19 April 2021 22:59

Sketsa dari @kostumkomik yang menjadi polemik. (Twitter @kostumkomik)

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Sejak seminggu lalu, Vaksin Nusantara yang dipelopori mantan Menteri Kesehatan Terawan mendapatkan banyak dukungan sekaligus penolakan. Dari polemik itu, muncul kartun dari akun @kostumkomik di Instagram dan Twitter yang menunjukkan pihak-pihak pendukung dan penolak vaksin.

Di kolom pendukung, Kostum Komik memasukkan ilustrasi mantan Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, politikus Aburizal Bakrie, beberapa anggota DPR, serta musisi.

Salah satu yang menonjol adalah Guru Besar Biokimia dan Biomolekuler Universitas Airlangga Surabaya. Dari sketsa itu, Kostum Komik menggambarkan guru besar sebagai sosok berkaca mata, lengkap dengan peci hitam. Pendapat publik pun langsung mengarah pada sosok profesor Chairul Nidom, guru besar biokimia dan biomolekuler Universitas Airlangga Surabaya. Sebab, dalam beberapa kesempatan, Nidom mengatakan mendukung vaksin tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Rektor Universitas Airlangga Surabaya Mohammad Nasih mengakui, sketsa dari Kostum Komik memberikan dampak dan pengaruh bagi institusinya. Dalam sketsa tersebut, seolah posisi Unair ada dalam salah satu sisi polemik vaksin tersebut.

”Dalam posisi itu kami mendapat banyak komplain dari teman Unair yang juga jadi guru besar biokimia biologi molekuler yang posisinya tidak sama seperti di sketsa tersebut. Kami sampaikan bahwa Unair tidak terlibat dalam proses dukung mendukung vaksin itu,” tegas Nasih pada Senin (19/5).

Komentar