Pratu Lucky Y Matuan Gabung KKB, Kapuspen TNI Bilang Sudah DPO dan akan Dicari

Senin, 19 April 2021 17:01

Salah seorang KKB menyarahkan diri. (KASATGAS HUMAS NEMANGKAWI FOR CENDERAWASIH POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Seorang prajurit TNI AD, Pratu Lucky Y. Matuan dikabarkan membelot bergabung dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua. Saat ini, Lucky masih diburu dan sudah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

“Yang jelas proses ini pasti sudah ada, akan dikejar dan sudah ada DPO istilahnya dikeluarkan surat dari Kodam sana, jadi akan dicari,” kata Kapuspen TNI Mayjen TNI Achmad Riad di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (19/4).

“Yang jelas aturan TNI sudah ada tentang disersi dan segala macam,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Riad mengatakan, guna mencegah aksi pembelotan ini terulang, TNI akan meningkatkan pengawasan kepada anggotanya. Hal-hal yang bersifat kasuistis akan segera ditanggulangi.

“Dulu juga pernah ada kan yang waktu di Aceh jadi ini kasuistis saja, artinya tidak bisa semua dipukul rata, yang jelas pasti kita antisipasi jadi diprosesnya nanti,” pungkasnya.

Diketahui, di tengah upaya aparat keamanan menindak tegas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua, seorang personel TNI malah bergabung dengan kelompok itu. Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III pun sudah membenarkan hal tersebut. Mereka mengakui ada prajurit TNI AD yang berpaling dengan cara menjadi bagian KKB.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Kepala Penerangan (Kapen) Kogabwilhan III Kolonel Czi I. G. N. Suriastawa. Dia menyebut, informasi yang kali pertama diwartakan oleh media pendukung KBB itu terjadi sekitar dua bulan lalu. “Walaupun hal itu benar, tetapi kejadiannya 12 Februari 2021 yang lalu,” ungkap dia kemarin (16/4). Personel Angkatan Darat yang bergabung ke KKB merupakan prajurit batalyon infanteri.

Komentar