Rentetan Penangkapan Densus 88 Antiteror di Sulsel, Terduga Teroris Bakal Bertambah?

Senin, 19 April 2021 20:06

Tim Gegana dan Labfor Polda Sulsel melakukan olah TKP Jl Kajaolalido depan Gereja Katedral Senin, 29 Maret -- TAWAKKAL/F...

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Penangkapan demi penangkapan terduga teroris terus dilancarkan Densus 88 Antiteror di sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel), pasca bom bunuh diri terjadi di Gereja Katedral, Makassar, 28 Maret 2021 lalu.

Baru-baru ini, terduga teroris berinisial N ditangkap tim antiteror di Kabupaten Maros, Minggu (18/4/2021) kemarin. Ada juga satu orang yang ditangkap di Kabupaten Bone dan bertepatan dengan penangkapan di Jalan Mannuruki, Kota Makassar berinisial MT hingga ditembak mati karena melawan.

Terduga teroris yang ditangkap di Bone dan Maros ini pun dibawa ke Polda Sulsel untuk diinterogasi oleh penyidik Densus 88 Mabes Polri. Lantas, sampai kapan penangkapan ini akan berakhir dan kapan akar dari jaringan ini terungkap?

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Endra Zulpan, mengatakan penangkapan yang dilakukan masih akan terus berlangsung sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Bertambah atau tidaknya jumlah terduga teroris yang berhasil ditangkap selama ini yang saat ini berjumlah 33 orang, itu belum bisa dipastikan.

“Saya belum bisa sampaikan karena ini penyidik yang paham dan mendalam. Nanti hasil pemeriksaan 33 orang ini akan menentukan apakah bertambah atau tidak. Yang jelas, mereka yang ditangkap adalah orang yang diduga kuat punya keterkaitan dan hubungan bom bunuh diri katedral,” katanya kepada wartawan, Senin (19/4/2021).

Pihaknya berjanji, akan terus mengungkap jaringan ini sampai ke akar-akarnya. Sejauh ini, yang ditangkap adalah orang yang punya erat kaitan dengan bom bunuh diri di Gereja Katedral, atau pun yang punya erat kaitan dengan jaringan Villa Mutiara yang tergabung dalam Jemaat Asharut Daurah (JAD).

Selain itu, pemberangkatan 33 terduga teroris itu ke Jakarta belum dilakukan katena masih dalam interogasi, untuk pengembangan lebih lanjut soal jaringan kelompok teroris ini.

“Nanti penyidik Densus yang tentukan (keberangkatan 32 terduga teroris ke Jakarta). Densus 88 masih bekerja dan masih di Makassar untuk mengungkap ini ke akar-akarnya,” tegas Kombes Zulpan. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
5
1
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar