TPP Turun Drastis, Belasan Dokter Spesialis Mogok Kerja

Senin, 19 April 2021 19:20

Ilustrasi -- RSUD Kabupaten Mukomuko. (Antara)

FAJAR.CO.ID, BENGKULU — Belasan dokter spesialis di RSUD Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menggelar aksi mogok kerja pada Senin (19/4). Aksi itu dilakukan karena dana tambahan penghasilan pegawai (TPP) untuk dokter spesialis diduga turun drastis dari Rp 30 juta menjadi Rp 2,5 hingga Rp 4 juta per bulan.

Pelaksana Tugas Direktur RSUD Mukomuko Syafriadi seperti dilansir dari Antara di Mukomuko membenarkan adanya aksi mogok kerja yang dilakukan belasan orang dokter spesialis di RSUD setempat. Kendati demikian, pelayanan yang bersifat emergensi, instalasi gawat darurat (IGD), pelayanan pasien misal perlu sesar melahirkan segera dokter spesialis masih memberikan pelayanan.

Dia mengatakan, poli spesialis khusus tutup. Banyak pasien dari jauh seperti dari Kecamatan Air Rami, mau tidak mau dibantu lewat IGD karena mengalami penyakit hernia.

”Setelah dilaporkan kepada dokter bedah penanganan langsung operasi,” ujar Syafriadi.

Sejumlah pasien lainnya dialihkan ke IGD dan poli dokter umum.

Beberapa warga yang ingin berobat di RSUD merasa kecewa dengan adanya kejadian dokter spesialis mogok kerja. Sebab, mereka tidak bisa mendapatkan pelayanan kesehatan.

”Kami sudah jauh-jauh ingin berobat tapi sampai di RSUD poli tutup. Sebagai masyarakat kami ingin menanyakan tentang kejelasannya, karena ini fasilitas daerah, jadi kami berhak minta kejelasan,” ujar warga yang enggan disebutkan namanya.

Komentar